bedakBisnis Kecantikan

Suatu produk pada kosmetik terdapat bahan-bahan kimia. Seharusnya kita dapat mengenali bahan-bahan yang ada pada produk kosmetik kita gunakan sehari-hari itu sangatlah penting. Apabila ladies tidak mengetahuinya, tanpa disadari bisa saja selama ini ladies menggunakan produk yang mengandung bahan kimia beracun lho.

Ternyata di dalam kosmetik banyak bahan kimia yang digunakan dalam produk kecantikan, sebaiknya anda harus melihat bahan kimia apa saja yang aman untuk kulit anda. Perlu anda ketahui ternyata produk kimia tidak selalu buruk dan begitu juga dengan bahan alami pun belum tentu baik. Yuk simak beberapa bahan kimia yang perlu anda ketahui dan sering ditemukan dalam produk kecantikan : 

  1. Paraben

Bahan kimia yang ada di dalam kosmetik yaitu paraben. Paraben adalah zat kimia yang cukup dikenal di dunia kosmetik. Paraben merukapan senyawa organik yang digunakan untuk pengawet dalam produk. Produk yang menggunakan paraben seperti sampo dan kondisioner, kosmetik, pelembab dan produk cukur. Menurut David Suzuki Foundation pada organisasi kesehatan, bahan kimia paraben mudah diserap kulit, namun bahan kimia ini sangat mengganggu sistem reproduksi pria.

 Bahan kimia paraben yang digunakan untuk produk kecantikan untuk mencegah kontaminasi bakteri atau jamur yang dapat menyebabkan infeksi dan penyakit. Paraben pun terbuat dari asam yang ditemukan pada blackberries dan raspberries.

       2. Sulfat 

Bahan kimia selanjutnya yang ada di dalam kosmetik yaitu sulfat. Jenis sulfat yang di gunakan pada kosmetik ada 2 jenis yaitu Sodium laureth sulfate dan Sodium laurly sulfate. Bahan kimia sulfat pada umumnya digunakan pada shampo, sabun, pasta gigi dan produk kebersihan pribadi. Bahan kimia sulfat dapat menimbulkan busa pada sabun, kegunaan busa ini sangat bagus untuk membersihkan. Tetapi jika terlalu banyak, efek samping pada sulfat bisa menghilangkan minyak alami dalam kulit atau rumbut yang membuatnya menjadi kering.

       3. Aluminium

Bahan kimia berikutnya yang ada di dalam kosmetik yaitu alumunium. Bahan kimia aluminium ini sering kita temukan pada produk seperti deodoran, antiperspiran, lipstik dan riasan-mata. 

Bahan kimia aluminium yang digunakan pada produk antiperspiran dapat mencegah racun yang bisa bisa dikeluarkan oleh tubuh. Racun ini dapat menyubat kelenjar getah bening di sekitar ketiak . dan menyebabkan kanker payudara. Dan sedangkan untuk Produk deodoran yang mimiliki kandungan aluminium. kandungan tersebut juga diserap oleh kulit dan kandungan ini pada deodoran bisa menimbulkan penyakit alzheimer. Sebaiknya ladies tidak memakai deodoran setelah mencukur. karena menggunakan deodoran setelah mencukur dapat meningkatkan proses penyerapan aluminium dan bahan kimia lainnya pada kulit.

        4. Wewangian

Bahan kimia selanjutnya yang ada di dalam kosmetik yaitu wewangian. Bahan kimia wawangian pada kosmetik  pernah ditemukan di beberapa produk seperti alas bedak, lipstik, esens yang memiliki harum tertentu misalnya bunga, buah atau cokelat. Ternyata wewangian dalam kosmetik adalah sumber umum dari iritasi dan reaksi alergi pada kulit lho ladies.  .

        5. Minyak mineral

Selain wewangian dan aluminium ternyata minyak juga digunakan dalam kosmetik. Jenis minyak yang digunakan untuk kosmetik terdiri dari minyak dari mineral, biji-bijian, kacang-kacangan, bunga, sayuran dan bahan organik lainya. Produk yang mengandung mineral seperti lotion, lotion yang digunakan untuk melembabkan kulit dihasilkan dari proses penyulingan minyak mentah. Minyak mineral untuk kosmetik ini tentunya tidak berbahaya. 

        6. Petroleum jelly

Bahan kimia selanjutnya adalah petroleum jelly. Petroleum jelly adalah bahan utama dari minyak bumi yang pada umumnya digunakan untuk melembapkan kulit, mencegah ruam popok, menyembuhkan goresan kulit kucil dan luka bakar, menambah kilau rambut,  mencegah noda di kulit akibat pewarna rambut atau cat kuku, dan mempertahankan aroma parfum. Bahan kimia petroleum jelly selain memiliki banyak manfaat ternyata juga memiliki efek samping seperti alergi, iritasi, infeksi dan pori-pori tersumbat.

 

Sumber : beritagar.id

leave a Comment