Kaktus Menjadi Tren Baru dalam Skincare

cactusMendengar kata kaktus sendiri mampu membuat kita membayangkan bahwa kaktus hanyalah tumbuhan berduri yang hidupnya di padang pasir. Dan terngiang di pikiran, “Memang bisa jadi skincare?”. Yapp … kali ini saya mau membahas salah satu ingredients yang mulai banyak digunakan oleh brand Skincare Korea yaitu, kaktus. Berikut inilah alasan kenapa skincare dengan kandungan kaktus akan disukai banyak orang: 

 

Menghidrasi sekaligus melindungi kulit secara maksimal

Dikarenakan tanaman kaktus hidup di gurun pasir yang sangat kering, bagian tubuh kaktus dilengkapi Trehalose yang memiliki fungsi untuk menyimpan cadangan air dalam jumlah cukup banyak. Maka dari itu, tidak heran ketika skincare dengan kandungan kaktus akan ditargetkan untuk fungsi hidrasi kulit. 

Kandungan kaktus pada list ingredients skincare biasanya lebih dikenal dengan sebutan Prickly Pear Cactus Extract/Oil. Prickly Pear Cactus memiliki beberapa kelebihan yang dibutuhkan kulit, misalnya: 

  1. Kandungan air dalam jumlah cukup tinggi sehingga mampu menghidrasi kulit kering hingga dehidrasi.
  2. Anti Aging Properties: di antaranya antioksidan, vitamin dan fatty acids yang dapat mencegah kerusakan kulit akibat penuaan dan sinar UV matahari. 
  3. Linoleic Acid yang mendorong regenerasi sel kulit dan membantu mengurangi luka bekas jerawat.
  4. Menjadikan kulit lebih glowing dan terlihat lebih muda.
  5. Vitamin E dan K yang bersifat anti-inflammatory 
  6. Kaktus juga sering disebut sebagai Nature’s Botox karena kemampuannya menjaga elastisitas kulit dan mencegah kerutan serta garis halus di wajah.

 

Cocok untuk semua skin type

Kaktus juga cocok untuk semua skin type yaitu kulit kering, dehidrasi, berminyak, bahkan kulit sensitif. Skincare dengan kandungan kaktus memang paling cocok digunakan untuk pemilik kulit kering. Kandungan Trehalose yang mampu menahan air bisa menghidrasi sekaligus melembabkan secara maksimal kulit yang kering hingga dehidrasi. Bahkan menurut beberapa artikel, kemampuan Prickly Pear Cactus dalam melembabkan kulit bisa 10 kali lebih powerful dibanding Argan Oil. 

Sementara itu, kaktus juga mengandung antibacterial yang baik untuk kulit berminyak dan acne prone. Nah, kalau untuk si pemilik kulit sensitif, bahan kaktus dalam bentuk cactus oil bisa membantu menenangkan kulit karena bersifat anti-inflammatory.

Ingredients skincare ekstrak kaktus dan minyak kaktus memang masih lebih sulit ditemukan dibandingkan dengan bahan plant-based oil lainnya. Sejauh ini, tanaman kaktus jenis Prickly Pear Cactus baru dapat ditemukan di meksiko dan maroko saja. Maka dari itu, produksinya pun cenderung terbatas. Selain itu, untuk mendapatkan 1 liter cactus oil dibutuhkan sebanyak 1 ton tanaman kaktus. Tentunya kemungkinan biaya produksinya akan menjadi sangat tinggi. 

Walaupun saat ini kebanyakan hanya brand mewah saja yang memiliki beberapa produk dengan ingredient kaktus seperti Starskin Cactus Pudding, Sunday Riley Good Genes, dan Huxley Secret of Sahara Anti-Gravity Cream. Namun, menurut tanggapan saya sendiri kelak pada akhir tahun 2019 ini ingredients kaktus akan semakin banyak ditemui di berbagai produk drugstore yang lebih terjangkau. Bahkan, siapa tahu kaktus bisa menjadi suatu hal besar yang dapat menggantikan Aloe Vera karena manfaat kaktus pada kandungan skincare memang bisa disebut sebagai super-ingredient yang wajib untuk dicoba. 

Jadi, apakah anda tertarik mencoba ingredient kaktus untuk skincare?

 

Sumber Gambar:

pinterest.com

Sumber: 

editorial.femaledaily.com/blog/2019/06/26/done-kandungan-kaktus-dalam-skincare-trend-baru-yang-akan-menggeser-aloe-vera/

leave a Comment