Istilah maklon sudah cukup dikenal dalam industri pakaian (clothing) atau garmen. Apakah Anda pernah mendengar perusahaan yang menawarkan jasa maklon? Atau bahkan Anda sama sekali belum pernah mendengar istilah “maklon” itu sendiri?
Jika Anda belum pernah mendengar jasa maklon ataupun tidak mengerti apa yang dimaksud dengan maklon, alangkah baiknya Anda pelajari di artikel ini agar anda lebih mengerti dan memahami tentang maklon.

Definisi Jasa Maklon

Beberapa orang pasti ada yang bertanya-tanya, “Apa sih jasa maklon?”.  Istilah ‘maklon’ berasal dari bahasa Belanda yaitu ‘makloon. Maklon sangat dikenal dalam bisnis pakaian (clothing) atau yang bersangkutan dengan jahit-menjahit. Secara sederhana, maklon dapat diartikan sebagai jasa pengerjaan produk yang dilakukan oleh pihak lain. Produk maklon dapat berupa produk jadi (finished product) maupun produk setengah jadi. Oleh karena melibatkan pihak (orang) lain dalam pengerjaan produknya, kegiatan maklon masuk ke dalam jasa. Sehingga Anda mampu meminta jasa sample produk kepada perusahaan pembuat produk.
Adapun definisi resmi maklon dikutip dari Keputusan Direktur Pajak Nomor KEP – 170/PJ./2002 adalah sebagai berikut:
“Jasa maklon adalah semua pemberian jasa dalam rangka proses penyelesaian suatu barang tertentu yang proses pengerjaannya dilakukan oleh pihak pemberi jasa (disubkontrakan), sedangkan spesifikasi, bahan baku, barang setengah jadi, bahan penolong/pembantu yang akan diproses sebahagian atau seluruhnya disediakan oleh pengguna jasa, dan kepemilikan atas barang jadi berada pada pengguna jasa.”

Transaksi maklon dilakukan oleh dua pihak, yaitu pengguna jasa sebagai pemilik barang dan pihak pemberi jasa sebagai subkontraktor. Itu berarti suatu pemberian jasa dapat dikatakan jasa maklon apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Spesifikasi barang ditentukan oleh pemilik barang atau pengguna jasa.
Sebagian atau seluruh barang disediakan dan dimiliki pengguna jasa

Selain maklon, istilah lain yang umum dipakai adalah CMT (Cut Make Trim). Pada CMT biasanya bahan dan material produksi disediakan oleh pengguna jasa (pengorder).

Jasa maklon biasanya juga menyediakan layanan untuk membuat contoh barang yang dipesan (proofing atau sampel). Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kesalahan persepsi pemberi jasa maklon terhadap model atau desain yang diinginkan oleh pemesan. Contoh kasusnya, pengorder berniat memproduksi 100 lusin kemeja, maka pemaklon akan membuatkan satu proofing/sampel terlebih dulu, setelah itu pihak pengorder meng-ACC (setelah melihat dan setuju dengan bahan, model, maupun jahitannya). Proses pengerjaan makloon dalam garmen terdiri dari Cut-Make-Trim, yaitu memulai potong pola, lalu dijahit (plus proses tambahan seperti membordir, menyablon, dsb), dan proses terakhir adalah pengemasan.

Jasa maklon menjadi pilihan karena dinilai efisien. Pemesan jasa maklon tidak perlu memiliki pabrik, tenaga kerja, dan peralatan. Pemesan hanya perlu menentukan spesifikasi barang yang diinginkan serta memberikan bahan material produksinya. Pemesan dapat melakukan penghematan untuk banyak hal dan tidak perlu mengeluarkan modal yang sangat besar. Pengguna jasa dapat lebih berfokus pada cara untuk memperluas dan mengembangkan pasar sehingga produknya bisa diterima secara luas oleh masyarakat.

Jasa Maklon Kosmetik

Jasa maklon kosmetik adalah segala jenis usaha manufaktur kosmetik yang dikerjakan oleh pihak pemberi jasa atas permintaan pengguna jasa. Pihak pengguna jasa dapat memesan jasa sesuai urutan rantai produksi (supply chain) dari awal hingga akhir maupun memilih tahapan tertentu saja sesuai keinginan dan kemampuan masing-masing.
Beberapa orang terkadang masih bingung untuk memulai bisnis apa, dikarenakan adanya persaingan-persaingan ketat sehingga membuat nyali mereka ciut untuk memulai bisnis. Namun anda perlu mengetahui, menurut data Kemenperin 2018 potensi pertumbuhan industri komestik di indonesia sangatlah positif. Tercatat, perkembangan industri kosmetik nasional mengalami kenaikan pertumbuhan 20% atau empat kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2017.

Nose Herbalindo juga memiliki komitmen untuk menjamin kehalalan produk yang dihasilkan. Oleh karenanya, Nose Herbalindo juga dapat membantu pengajuan pembuatan sertifikasi Halal. Sertifikasi Halal ini dikeluarkan oleh LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia) sertifikasi ini menjamin kehalalan produk mulai dari formulasi, bahan baku, produksi, pengemasan, hingga sampai di tangan konsumen. Dengan adanya sertifikasi ini, produk yang dihasilkan oleh Nose Herbalindo sangat aman dan halal untuk digunakan.

 

leave a Comment