Kepala BPOM RI Apresiasi Kolaborasi ABG di Nosé Innovation Day

Maklon Kosmetik / 12 March 2026

by Nose Herbal Indo

Jakarta — PT Nosé Herbal Indo kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan industri kosmetik dan wellness nasional melalui penyelenggaraan Nosé Innovation Day yang berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026 di Kirana Two Tower, Gedung Mezzanine, Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Mengusung tema “Strengthening Innovation through Academic-Business-Government Collaboration,” acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi, pelaku industri, dan pemerintah dalam membangun ekosistem industri kosmetik yang inovatif, patuh terhadap regulasi, dan memiliki daya saing yang kuat.


Kolaborasi ABG untuk Mendorong Inovasi Kosmetik Nasional


Industri kosmetik dan wellness di Indonesia saat ini terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Kondisi ini membutuhkan dukungan inovasi yang berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, serta penerapan standar regulasi yang kuat.


Melihat peluang tersebut, PT Nosé Herbal Indo sebagai perusahaan manufaktur kosmetik lokal berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang berbasis riset, teknologi, dan prinsip keberlanjutan guna mendukung perkembangan industri kecantikan nasional.


Selama lebih dari enam tahun terakhir, Nosé secara konsisten menjalin kerja sama riset dengan berbagai universitas serta instansi pemerintah untuk mengembangkan kosmetik unggulan berbasis bahan alam Indonesia. Penyelenggaraan Nosé Innovation Day juga menjadi momentum penting setelah PT Nosé Herbal Indo menerima penghargaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai perusahaan yang telah berdiri selama satu dekade dan berperan aktif sebagai kolaborator Academic, Business, and Government (ABG).


Nosé Innovation Center dan Pameran Riset Bahan Alam


Dalam acara ini, PT Nosé Herbal Indo juga secara resmi memperkenalkan lab Nosé Innovation Center, sebuah pusat kolaborasi ABG yang menjadi simbol komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi berbasis riset serta keunggulan 100% Local OEM yang selaras dengan standar regulasi.


Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D.


Rangkaian kegiatan Nosé Innovation Day juga menghadirkan Nosé Innovation Expo yang menampilkan berbagai ekstrak tanaman lokal hasil kolaborasi riset bersama sejumlah universitas ternama di Indonesia, seperti IPB (Institut Pertanian Bogor), UNPAD (Universitas Padjadjaran), UI (Universitas Indonesia), USU (Universitas Sumatera Utara), UNMUL (Universitas Mulawarman), dan UGM (Universitas Gadjah Mada).


Selain itu, Nosé juga menjalin kerja sama penelitian dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengembangan bahan baku tanaman lokal Indonesia.


Dalam kesempatan ini, PT Nosé Herbal Indo juga memperkenalkan Nosé AI, teknologi terbaru yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan industri yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kolaborasi yang telah terjalin, Nosé juga memberikan Nosé Award kepada universitas mitra serta brand partner yang telah berkontribusi dalam pengembangan inovasi bersama.


Komitmen tersebut juga tercermin melalui pencapaian PT Nosé Herbal Indo yang berhasil mencatatkan Rekor MURI sebagai maklon kosmetik pertama di Indonesia yang melakukan penelitian bahan alam bersama akademisi dan pemerintah. Pencapaian ini semakin menegaskan peran Nosé dalam mendorong pengembangan kosmetik berbasis bahan alam Indonesia melalui kolaborasi riset yang terstruktur dan berkelanjutan.


Apresiasi BPOM RI dan Harapan bagi Industri Kosmetik


Vice-CEO PT Nosé Herbal Indo, Sri Rahayu Widya Ningrum, menyampaikan bahwa Nosé Innovation Day merupakan langkah nyata perusahaan dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional.


“Nosé Innovation Day menjadi salah satu bentuk komitmen PT Nosé Herbal Indo untuk terus mendorong lahirnya inovasi melalui kolaborasi nyata antara akademisi, pelaku industri, dan pemerintah. Melalui Nosé Innovation Center, perusahaan berharap pengembangan kosmetik berbasis bahan lokal Indonesia dapat berjalan lebih cepat, dengan kualitas yang unggul dan tetap sesuai dengan standar regulasi yang berlaku,” ujarnya.


Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi langsung dari Kepala BPOM RI, “Saya sangat mengapresiasi acara ini karena konsep ABG bisa dijalankan dan dapat menjadi inspirasi atau contoh bagi industri-industri lainnya,” ujar Taruna Ikrar.


Dalam sesi wawancara, beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti Nosé Innovation Day dapat menjadi salah satu kunci inovasi untuk melahirkan produk kosmetik berkualitas yang memanfaatkan potensi bahan baku tanaman lokal Indonesia.


Ke depan, PT Nosé Herbal Indo berharap Nosé Innovation Day dapat menjadi katalis dalam memperkuat kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, serta brand owner. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong terciptanya industri kosmetik dan wellness nasional yang semakin kompetitif, berbasis inovasi lokal, serta memiliki kredibilitas tinggi dalam penerapan standar mutu dan regulasi.


Melalui langkah strategis ini, PT Nosé Herbal Indo menegaskan kesiapan dan konsistensinya untuk terus menjadi mitra inovasi bagi pertumbuhan industri kecantikan nasional yang berkelanjutan.


Share This Article


tiktok logo
instagram logo
Bicara dengan CS
whatsapp logo