Perbedaan Squalene vs Squalane dan Manfaatnya Untuk Kulit

Skincare / 10 January 2024

by Nabila Nur Fadhilah

Skin care kini telah menjadi kebutuhan rutin khususnya bagi generasi milenial dan Gen Z. Karena pada produk skin care terdapat kandungan yang baik untuk kulit sehingga kulit terlihat lebih bersih dan sehat, salah satunya kandungan yaitu squalene dan squalane.


Walaupun squalene dan squalane namanya terdengar sangat mirip, sebenarnya squalene dan squalane ini berbeda loh, Sobat Nose!


Sobat Nose sudah tahu belum perbedaan keduanya apa? kalau belum, yuk simak artikel berikut!


Apa Itu Squalene?


Squalene adalah senyawa organik yang termasuk pada golongan terpenoid yakni triterpen dengan rumus molekul C30H50. Pada dasarnya squalene murni berbentuk cairan seperti minyak yang tidak berwarna. Senyawa ini diproduksi secara alami oleh kelenjar sebaceous untuk menghidrasi dan menjaga skin barrier.


Namun, produksi dari squalene bisa menurun seiring bertambahnya usia yakni ketika seseorang mulai menginjak usia pertengahan dua puluhan. Itulah sebabnya, banyak orang beralih menggunakan produk topikal untuk menjaga kelembaban kulit mereka.


Hanya saja, pada penggunaan squalene di dalam skin care kurang efektif karena sifatnya yang kurang stabil. Hal ini disebabkan karena adanya enam ikatan rangkap karbon (C=C) yang memungkinkan molekul ini menjadi salah satu lipid yang paling tidak jenuh, dan sensitif terhadap oksidasi. Maka, di situlah squalane (dengan huruf a) berperan.


Gambar 1. Struktur senyawa squalene (Anthony,1999)


Apa Itu Squalane?


Squalane adalah senyawa organik yang juga termasuk pada golongan yang sama dengan squalene, yakni triterpenoid. Namun memiliki rumus molekul yang berbeda, yakni C30H62. Jika dilihat dari gambar struktur senyawanya, dapat terlihat bahwa squalane ini merupakan versi terhidrogenasi dari squalene.


Singkatnya, squalane dibuat melalui proses reaksi kimia hidrogenasi terhadap squalene yang dilakukan pertama kali pada tahun 1916. Proses ini menjadikan squalane jauh lebih stabil daripada squalene, karena tidak mudah teroksidasi. Squalane inilah yang biasanya ditemukan dalam produk kosmetik, seperti bath oil, riasan mata, hair care, lipstik, sunscreen, bedak, nail care, pelembab, dan skin care.


Gambar 2. Struktur senyawa squalene (Anthony,1999)


Nah, sampai disini, Sobat Nose sudah paham kan perbedaan dari squalene dan squalane? mari kita telusuri lebih dalam tentang manfaat kandungan ini pada kulit.


Sumber Utama Squalane dari Hati Ikan Hiu


Squalene merupakan senyawa yang ditemukan dalam tubuh makhluk hidup seperti tanaman, hewan, bakteri, jamur, bahkan pada kulit manusia. Sebagai salah satu contoh pada hewan, squalene adalah komponen utama dari hati ikan hiu (Centrophorus squamosus). Ciriminna dalam jurnalnya menyebutkan, dibutuhkan 3.000 ikan hiu untuk dapat menghasilkan 1 ton squalene.


Namun, hal itu sangat tidak mungkin dilakukan karena bisa berdampak pada berkurangnya populasi hiu di dunia. Oleh karena itu, maka dicarilah sumber squalene lain sebagai alternatif. Adapun alternatif sebagai pengganti squalene pada hati ikan hiu yaitu:


1. Minyak zaitun,

2. Minyak bunga matahari,

3. Minyak kedelai,

4. Minyak biji anggur,

5. Minyak hazelnut,

6. Minyak kacang tanah,

7. Minyak jagung, dan

8. Biji pseudograin amaranthus sp.


Manfaat Squalane Untuk Perawatan Kulit


Squalene menjadi salah satu kandungan penting pada produk skin care. Itu karena manfaat yang terkandung di dalamnya yang baik untuk kesehatan kulit. Lalu, apa saja manfaat squalene untuk kulit? berikut infonya untuk kamu.


1. Melembutkan kulit

Squalane merupakan emollient yang sangat baik, yang berarti dapat melembutkan dan membuat kulit terasa lebih kenyal.


2. Menunda penuaan dini

Antioksidan dalam squalane dapat melawan kerusakan kulit dan radikal bebas yang menjadi penyebab proses penuaan pada kulit.


3. Menghidrasi kulit

Struktur senyawanya yang mirip dengan minyak alami kulit yakni squalene, menyebabkan squalane ini cepat menyerap ke kulit. Hal ini meningkatkan efektivitasnya dalam menghidrasi dan menutrisi kulit.


4. Anti komedo

Bersifat non-comedogenic, yang berarti tidak akan menyumbat pori-pori, sehingga cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan berjerawat.


5. Anti inflamasi

Bersifat anti-inflamasi, yang dapat menenangkan kondisi kulit seperti eksim dan psoriasis.


6. Menghasilkan kolagen

Penggunaan secara teratur dapat membantu produksi kolagen, menghasilkan kulit yang lebih kencang.


Nah, sekarang kamu sudah tahu kan perbedaan squalene dan squalane pada produk skin care beserta manfaatnya untuk kulit. Kamu juga bisa membuat produk skin care sendiri dengan kandungan utama squalane di PT Nose Herbal Indo.


Yuk, konsultasikan lebih lanjut bersama tim Marketing & Product Development kami hubungi kontak kami untuk mulai membuat produk skin care-mu sendiri #MaklondiNoseAja!


Share This Article


tiktok logo
instagram logo
Bicara dengan CS
whatsapp logo