Ini Cara Merawat Kesehatan Kulit dari Dalam di Usia Mid-Life!

Noséklopedia / 27 December 2024

by Nose Herbal Indo

Memasuki usia 50-an, perubahan pada kulit mulai terasa lebih nyata. Garis halus, kulit yang terasa lebih kering, atau bahkan sedikit kendur menjadi bagian dari proses alami tubuh yang nggak bisa dihindari. Tapi, kamu nggak perlu khawatir, perubahan ini bukan berarti kamu harus menyerah pada kondisi kulit. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk tetap tampil cantik dan segar meskipun usia terus bertambah. Salah satu rahasianya adalah dengan merawat kulit dari dalam.


Perawatan kulit nggak cukup hanya mengandalkan skincare, lho! Apa yang kamu konsumsi setiap hari juga dapat berperan besar. Nutrisi seperti vitamin C, E, kolagen, dan antioksidan bisa menjadi kunci untuk menjaga kulit tetap sehat dan glowing. Ditambah lagi, pola makan yang baik serta gaya hidup sehat bisa jadi solusi untuk mengurangi tanda-tanda penuaan.


Nah, di artikel kali ini, Noseklopedia akan mengupas bagaimana cara menjaga kesehatan kulit dari dalam di usia mid-life. Dari nutrisi penting yang perlu kamu konsumsi, sampai manfaat vitamin yang membantu kulit tetap segar dan sehat. Penasaran? Yuk, simak pembahasannya sampai habis!


Nutrisi yang Dibutuhkan Kulit Usia Mid-life


Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami berbagai perubahan yang membutuhkan perhatian ekstra. Untuk tetap sehat dan terawat, kulit memerlukan asupan nutrisi yang cukup, seperti antioksidan, kolagen, asam lemak, vitamin, dan mineral. Nutrisi-nutrisi ini tidak hanya bisa didapatkan dari produk perawatan kulit, tetapi juga dari makanan yang kamu konsumsi sehari-hari.


Menurut jurnal yang ditulis oleh Schagen, S. et al (2012), mencegah adalah langkah paling efektif dalam melawan efek penuaan kulit. Pencegahan ini dapat dilakukan dengan mengatur gaya hidup yang terarah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Berikut ini adalah rangkuman dari beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan oleh kulit untuk tetap sehat dan bercahaya di usia mid-life.


1. Antioksidan

Antioksidan adalah nutrisi penting untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dipicu oleh polusi dan sinar UV. Vitamin C, E, dan polifenol adalah contoh antioksidan yang dapat memperlambat penuaan kulit.


Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology (2017), kombinasi vitamin C dan E mampu meningkatkan perlindungan kulit hingga 50% dari polusi. Antioksidan juga mendukung regenerasi sel kulit, menjadikannya lebih sehat dan bercahaya. Makanan kaya antioksidan seperti buah beri, teh hijau, dan kacang almond dapat membantu mencukupi kebutuhan ini.


2. Kolagen

Kolagen adalah protein utama yang menjaga struktur dan elastisitas kulit. Produksi kolagen alami mulai menurun secara signifikan setelah usia 30 tahun, yang menyebabkan kulit kehilangan kekenyalannya. Suplementasi kolagen, baik melalui makanan seperti ikan berlemak maupun dalam bentuk suplemen, terbukti meningkatkan elastisitas kulit.


Sebuah studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology (2019) menunjukkan bahwa konsumsi kolagen selama 12 minggu dapat meningkatkan hidrasi kulit hingga 28% dan mengurangi kerutan hingga 31%. Penggunaan produk perawatan kulit dengan kolagen juga efektif dalam menjaga kelembapan kulit.


3. Asam Lemak

Asam lemak omega-3 dan omega-6 sangat penting untuk menjaga integritas lapisan pelindung kulit. Menurut Journal of Frontiers in Immunology (2021), asam lemak membantu mengurangi peradangan dan memperbaiki hidrasi kulit. Omega-3, yang banyak ditemukan dalam ikan salmon, tuna, dan mackerel, membantu mengurangi kekeringan dan iritasi. Omega-6, di sisi lain, mendukung regenerasi kulit dan dapat ditemukan dalam minyak nabati seperti minyak biji bunga matahari.


4. Vitamin

Vitamin memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit di usia mid-life. Vitamin C, misalnya, membantu produksi kolagen yang menjaga elastisitas kulit, sekaligus melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas dan sinar UV.


Sebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition (2010) menemukan bahwa asupan vitamin C yang cukup dapat membantu mengurangi kerutan dan meningkatkan tekstur kulit.


Selain itu, vitamin E bertindak sebagai pelindung alami kulit dari polusi dan radiasi UV, serta mendukung regenerasi kulit yang rusak. Vitamin D juga berperan penting dalam regenerasi sel kulit, di mana kekurangannya sering dikaitkan dengan gangguan kulit seperti psoriasis. Kombinasi vitamin ini dapat membantu kulit tetap sehat, bercahaya, dan lebih kuat melawan tanda-tanda penuaan.


5. Mineral

Selain vitamin, mineral juga memiliki peran yang tidak kalah penting untuk kesehatan kulit. Menurut International Journal of Molecular Science (2022), mineral seperti zinc dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, mengontrol produksi minyak pada kulit, dan meredakan peradangan sehingga cocok untuk kulit yang berminyak atau rentan berjerawat.


Selain itu, mineral lain seperti selenium, dapat bertindak sebagai antioksidan alami yang melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan stres oksidatif. Magnesium, di sisi lain juga penting untuk membantu menjaga hidrasi kulit dan mendukung proses detoksifikasi yang sangat dibutuhkan oleh kulit di usia mid-life.


Dengan mengonsumsi makanan kaya mineral, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, daging tanpa lemak, dan sayuran hijau, kulit bisa mendapatkan nutrisi optimal untuk tetap sehat dan bercahaya.


Peran Vitamin dalam Perawatan Kulit di Usia Mid-life


Berbagai jenis vitamin memiliki peran khusus dalam menjaga kesehatan, elastisitas, dan penampilan kulit. Mulai dari memperbaiki tekstur, melindungi dari kerusakan lingkungan hingga mendukung regenerasi sel, setiap vitamin memberikan manfaat unik. Menurut Javanbakht, M et al (2011), berikut adalah penjelasan bagaimana peran dari berbagai macam vitamin untuk merawat kulit di usia mid-life.


1. Vitamin A

Dalam produk perawatan kulit, vitamin A sering digunakan untuk meningkatkan elastisitas kulit dan membantu regenerasi sel serta kolagen. Selain itu, vitamin A juga tersedia dalam bentuk suplemen yang dipercaya bisa membantu menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.


Awalnya, vitamin ini banyak digunakan untuk mengatasi tanda-tanda awal penuaan pada kulit dewasa, tapi sekarang juga populer di kalangan anak muda untuk mencegah penuaan dini serta mengatasi jerawat dan kulit berminyak.


Dengan manfaatnya yang meluas, vitamin A baik dalam bentuk suplemen maupun produk topikal, menjadi solusi ideal untuk mengatasi tanda-tanda penuaan dan memperbaiki tekstur kulit.


2. Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang paling sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti krim dan serum. Vitamin ini membantu merangsang produksi kolagen, mencerahkan kulit, dan melindungi dari radikal bebas. Agar lebih efektif, vitamin C harus dalam bentuk aktif dan stabil, seperti ester, yang memungkinkan penetrasi ke dalam kulit.


Menurut penelitian Doseděl et al (2021), vitamin C yang dikombinasikan dengan squalene mampu meningkatkan ketebalan epidermis, mendukung produksi kolagen tipe III, dan meningkatkan produksi glikosaminoglikan lebih baik dibandingkan bentuk bebas L-ascorbic acid. Vitamin C juga dapat menghambat proses pembentukan melanin (melanogenesis) dan mempercepat penyembuhan luka.


3. Vitamin D

Vitamin D dikenal karena perannya dalam mendukung sistem kekebalan kulit dan membantu mengurangi peradangan. Nutrisi ini sangat bermanfaat untuk penderita kondisi kulit seperti dermatitis atopik, psoriasis, vitiligo, dan lupus.


Penelitian Soleymani, T et al (2015) mengatakan, vitamin D dapat meningkatkan produksi protein LL-37, yang bekerja dalam proses penyembuhan luka, sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit. Melatonin, yang sering dikaitkan dengan vitamin D, memiliki sifat antioksidan yang melindungi kulit dari penuaan dini dan kerusakan akibat radikal bebas. Kombinasi vitamin D dan melatonin membantu menjaga kulit tetap sehat dan awet muda.


4. Vitamin E

Vitamin E, yang dikenal sebagai "vitamin awet muda", memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang melindungi kulit dari kerusakan oksidatif. Sering digunakan dalam bentuk alpha-tocopherol dan alpha-tocopherol acetate, vitamin ini tidak hanya ditemukan dalam kosmetik tetapi juga suplemen yang mendukung kesehatan kulit dari dalam.


Penelitian Javanbakht, M et al (2011) menunjukkan bahwa suplementasi vitamin E dapat membantu mengurangi gejala penyakit kulit seperti psoriasis dan dermatitis atopik. Kombinasi vitamin E dengan antioksidan lain, seperti coenzyme Q10 juga terbukti mempercepat pemulihan kondisi kulit yang meradang.


Tips Pola Hidup Sehat untuk Kesehatan Kulit di Usia Mid-life


Pola hidup sehat dapat menjadi solusi efektif untuk menjaga kesehatan kulit dan memperlambat tanda-tanda penuaan. Berikut adalah tips pola hidup sehat yang dapat mendukung kesehatan kulit di usia mid-life.


1. Konsumsi Makanan yang Bernutrisi Tinggi

Kulit yang sehat dimulai dari asupan makanan yang bernutrisi. Di usia mid-life, tubuh membutuhkan vitamin, mineral, antioksidan, dan protein untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin C, yang membantu produksi kolagen untuk menjaga elastisitas kulit, dapat ditemukan dalam jeruk, kiwi, stroberi, dan paprika merah. Vitamin E, yang melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas, tersedia dalam kacang almond, biji bunga matahari, dan bayam.


Asam lemak omega-3, yang berperan mengurangi peradangan dan menjaga kelembapan kulit, banyak terdapat dalam ikan salmon, mackerel, dan kenari. Sementara itu, zinc mendukung regenerasi kulit dan mengontrol produksi minyak, dengan sumber utamanya berupa daging merah, biji labu, dan kacang-kacangan. Mengonsumsi makanan sehat tidak hanya menjaga kulit tetap bercahaya, tetapi juga meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.


2. Menjaga Hidrasi Tubuh

Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terlihat lebih kenyal dan bercahaya. Pastikan untuk minum setidaknya 8 gelas air setiap hari. Untuk hidrasi tambahan, konsumsi buah dan sayur yang kaya air seperti semangka, mentimun, dan jeruk. Minuman seperti teh hijau juga dapat memberikan manfaat antioksidan bagi kulit.


3. Tidur yang Cukup

Tidur adalah waktu tubuh untuk memperbaiki diri, termasuk regenerasi kulit. Kurang tidur dapat menyebabkan kulit tampak kusam, timbulnya lingkaran hitam di bawah mata, dan mempercepat tanda-tanda penuaan. Usahakan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malam. Jika sulit tidur, coba praktikkan rutinitas malam yang menenangkan, seperti membaca buku atau meditasi.


4. Kelola Stres dengan Baik

Stres kronis dapat memicu peradangan di tubuh, yang berdampak buruk pada kesehatan kulit. Stres juga dapat menyebabkan masalah kulit seperti jerawat dan eksim. Untuk mengelola stres, luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai, seperti yoga, olahraga, atau sekadar berjalan santai di luar ruangan.


5. Olahraga Teratur

Olahraga tidak hanya bermanfaat untuk tubuh, tetapi juga untuk kulit. Aktivitas fisik meningkatkan sirkulasi darah, yang membantu memberikan oksigen dan nutrisi ke kulit. Berolahraga juga membantu mengeluarkan racun melalui keringat, sehingga kulit tampak lebih segar. Pilih olahraga yang sesuai, seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, atau yoga.


6. Lindungi Kulit dari Sinar Matahari

Paparan sinar UV adalah salah satu penyebab utama penuaan dini. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap kali keluar rumah, bahkan pada hari mendung. Kenakan pakaian pelindung seperti topi lebar dan kacamata hitam untuk perlindungan tambahan. Selain itu, hindari terlalu lama berada di bawah sinar matahari pada jam 10 pagi hingga 4 sore.


7. Hindari Kebiasaan Buruk

Beberapa kebiasaan buruk dapat mempercepat kerusakan kulit, seperti merokok yang dapat mengurangi aliran darah ke kulit dan membuatnya tampak kusam dan tidak sehat. Konsumsi alkohol berlebihan juga memiliki dampak buruk dengan menyebabkan dehidrasi kulit dan mempercepat munculnya kerutan.


Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi gula dapat merusak kolagen dan elastin, dua komponen penting yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Dengan menghindari kebiasaan ini, kesehatan kulit dapat lebih terjaga.


Mau Bikin Skincare Khusus Usia Mid-life? Maklon di Nose Aja!


Nah, dengan melakukan perawatan kulit dari luar dan dalam, kamu bisa menghadapi perubahan di usia mid-life dengan kulit yang lebih sehat dan terawat. Tapi, kalau kamu tertarik membuat produk skincare anti-aging untuk melengkapi perawatan kulit di usia mid-life, kamu bisa maklon di PT Nose Herbal Indo.


Bersama tim RnD dan Product Development professional, kamu bisa menciptakan produk skincare yang unik dan kaya manfaat bagi perawatan kulit di usia mid-life. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera hubungi kontak kami untuk mulai konsultasikan produkmu sekarang!


Referensi


1. Schagen, S. K., Zampeli, V. A., Makrantonaki, E., & Zouboulis, C. C. (2012). Discovering the link between nutrition and skin aging. Dermato-endocrinology, 4(3), 298-307.


2. Januszewski, J., Forma, A., Zembala, J., Flieger, M., Tyczyńska, M., Dring, J. C., Dudek, I., Świątek, K., & Baj, J. (2023). Nutritional Supplements for Skin Health-A Review of What Should Be Chosen and Why. Medicina (Kaunas, Lithuania), 60(1), 68.


3. Kotori, M. G. (2015). Low-dose vitamin "A" tablets-treatment of acne vulgaris. Medical Archives, 69(1), 28.


4. Doseděl, M., Jirkovský, E., Macáková, K., Krčmová, L. K., Javorská, L., Pourová, J., & Oemonom. (2021). Vitamin C—sources, physiological role, kinetics, deficiency, use, toxicity, and determination. Nutrients, 13(2), 615.


5. Soleymani, T., Hung, T., & Soung, J. (2015). The role of vitamin D in psoriasis: a review. International journal of dermatology, 54(4), 383-392.


6. Javanbakht, M. H., Keshavarz, S. A., Djalali, M., Siassi, F., Eshraghian, M. R., Firooz, A., & Mirshafiey, A. (2011). Randomized controlled trial using vitamins E and D supplementation in atopic dermatitis. Journal of dermatological treatment, 22(3), 144-150.


Share This Article


Related Articles

tiktok logo
instagram logo
Bicara dengan CS
whatsapp logo